Assalamualaikum Wr. Wb.
Annyeonghaseyo! :)
Pada post pertama aku, aku mau bagi materi ips sama readers.
semoga bermanfaat.
Organisasi
Kerja Sama Antarnegara di Bidang Ekonomi :
Kerjasama
ekonomi regional
1. ASEAN
Tidak hanya dalam
bidang politik, ASEAN juga menyelenggarakan kerja sama di bidang ekonomi. Kerja
sama ekonomi negara-negara kawasan Asia Tenggara diselenggarakan melalui
komite-komite bidang ekonomi ASEAN. Ada lima komite ASEAN untuk bidang ekonomi
yang berkedudukan tetap di negara-negara pendiri ASEAN. Lima komite tersebut adalah
sebagai berikut.
1.
Komite Keuangan dan Perbankan
(Committeeon Finance and Banking - COFAB), berkedudukan di Thailand.
2.
Komite Bahan Makanan, Pertanian, dan
Kehutanan (Committeeon Food Agriculturaland Forest - COFAF) berkedudukan di
Indonesia.
3.
Komite Industri, Mineral, dan Energi
(Committeeon Industry, Mining and Energy - COIME), berkedudukan di Filipina.
4.
Komite Perhubungan dan Komunikasi
(Committeeon Transportation and Communication - COTAC), berkedudukan di
Malaysia.
5.
Komite Perdagangan dan Pariwisata
(Committeeon Trade and Tourism-COTT), berkedudukan di Singapura.
2. APEC
Forum kerjasama
Ekonomi negara-negara di Asia dan Pasifik (Asia Pasific Economic Coorporation)
APEC dibentuk di Australia pada tahun 1989. Anggota APEC terdiri atas
negara-negara dari Benua Asia, Australia, Amerika Utara, dan Amerika Selatan.
Tujuan APEC adalah menjalin kerja sama perdagangan, investasi, pariwisata, dan
memperkuat perdagangan multilateral bagi kepentingan Asia Pasifik. Sebagai
anggota APEC, Indonesia pernah menjadi tuan rumah KTT II APEC yang
diselenggarakan pada tanggal 5 November 1994 di Bogor. KTT ini menghasilkan
Deklarasi Bogor (Bogor Declaration). APEC mencanangkan perdagangan bebas pada
tahun 2010 untuk negara maju dan tahun 2020 untuk negara berkembang.
3). ADB
Bank Pembangunan
Asia (Asian Development Bank - ADB), didirikan tanggal pada 19 Desember 1966.
ADB berpusat di Manila, Filipina. Negara yang menjadi anggota ADB terdiri atas
negara-negara di kawasan Asia Pasifik. Tujuan didirikan ADB adalah untuk membantu
negara-negara Asia yang sedang membangun dengan cara memberikan pinjaman lunak,
yaitu dengan masa pembayaran dalam jangka panjang serta bunga yang rendah.
B.Lembaga Kerja Sama Ekonomi Internasional
Lembaga kerja sama
ekonomi internasional ada yang berada dalam naungan PBB ada pula yang di luar
naungan PBB. Lembaga-lembaga yang berada dalam naungan PBB adalah sebagai
berikut.
a). IMF
Dana Moneter
Internasional (International Monetary Fund - IMF) adalah lembaga keuangan
internasional di bawah naungan PBB yang didirikan untuk menciptakan stabilitas
sistem keuangan internasional. IMF didirikan pada tanggal 27 September 1945.
Markas besar IMF berada di Washington DC, Amerika Serikat. Tujuan IMF adalah
memajukan kerja sama internasional dalam bidang ekonomi, keuangan, dan
perdagangan sehingga dapat memperluas kesempatan kerja dan mencapai kemakmuran bersama
anggota - anggotanya.
b). World Bank
Bank Dunia (World Bank)
atau Bank Pembangunan dan Pengembangan Internasional (International Bank for Recontruction
and Development - IRBD) didirikan pada tanggal 27 Desember 1947. Bank Dunia
berkedudukan di Washington DC, Amerika Serikat. Lembaga ini didirikan untuk
memecahkan masalah moneter dan keuangan lainnya. Kegiatan utama Bank Dunia pada
masa awal pendiriannya lebih difokuskan untuk membantu proses rekonstruksi bagi
negara-negara yang menderita karena Perang Dunia II. Pada perkembangan
selanjutnya, bantuan Bank Dunia dialihkan kepada pemberian pinjaman dalam
rangka membantu negara-negara berkembang yang menjadi anggota Bank Dunia.
Pinjaman yang dibiayai oleh Bank Dunia hanya ditujukan untuk proyek-proyek yang
produktif.
c). WTO
Organisasi Perdagangan
Dunia (World Trade Organization - WTO) adalah organisasi internasional yang
bertugas menata dan memfasilitasi lalu lintas perdagangan antarnegara serta
mengatasi perselisihan perdagangan antarnegara. WTO dibentuk pada tahun 1995
sebagai pengganti dari General Agreementon Tarif and Trade (GATT) yang
dibubarkan pada tanggal 12 Desember 1995.
WTO bertujuan memantau
pelaksanaan perjanjian dagang yang telah disepakati bersama dan mengevaluasi
kebijakan perdagangan nasional negara anggota. Selain itu, WTO juga berperan
sebagai forum negosiasi perdagangan dan aktif dalam menangani konflik
perdagangan yang terjadi, WTO juga memberikan bantuan teknik dan pelatihan bagi
negara-negara berkembang dalam bidang yang berhubungan dengan perdagangan
internasional serta bekerja sama dengan organisasi internasional lainnya.
d). FAO
Organisasi Pangan dan
Pertanian (Food and Agricultural Organization - FAO) didirikan pada tanggal 16
Oktober 1945 di Kanada. Markas besar FAO berada di Roma, Italia. Tujuan
didirikannya FAO untuk meningkatkan jumlah dan mutu pangan serta
menyelenggarakan persediaan bahan makanan dan produksi agraris internasional.
Indonesia sebagai anggota FAO pernah menerima penghargaan atas keberhasilannya
dalam meningkatkan produksi beras.
e). ILO
Organisasi Perburuhan
Internasional (International Labour Organization - ILO) merupakan organisasi buruh
dunia. ILO memiliki tugas dan tujuan memperbaiki syarat dan kondisi kerja,
mengatur standar upah internasional, hak dan kewajiban buruh, serta
meningkatkan kesejahteraan buruh. Prinsip yang digunakan ILO sebagai dasar
kegiatannya adalah perdamaian abadi dapat dicapai jika didasarkan pada keadilan
sosial.
f). IFC
IFC (International
Finance Cooperation) merupakan organisasi kerja sama di bidang keuangan dan
merupakan bagian dari Bank Dunia. IFC memberikan pinjaman kepada
pengusaha-pengusaha swasta serta membantu mengalihkan investasi luar negeri ke
negara-negara yang sedang berkembang. IFC didirikan pada tanggal 24 Juli 1956
di Washington DC, Amerika Serikat. Tujuan didirikannya IFC adalah untuk
membantu penambahan modal yang sudah ada dan membantu memberikan kredit jangka
panjang kepada pengusaha swasta yang memperoleh jaminan dari negara asalnya.
g). UNDP
UNDP (United Nations
Development Program) adalah badan PBB yang memberikan sumbangan untuk membiayai
program-program pembangunan terutama bagi negara-negara berkembang. UNDP
dibentuk pada bulan November 1965. Proyek - proyek yang dilakukan oleh UNDP
antara lain seperti berikut.
1. Mencari, meneliti, dan mengaktifkan potensi
sumber daya alam yang belum dimanfaatkan serta sumber daya lain yang diperlukan
bagi pembangunan.
2. Membantu pendidikan dan pelatihan tenaga kerja
di negara -negara yang sedang berkembang dengan keterampilan kejuruan dan
keterampilan profesional
3. Membina riset ilmiah yang berkaitan dengan
masalah-masalah pembangunan serta membantu pengembangan teknologi terapan.
4. Membina penyusunan rencana pembangunan nasional
maupun regional.
h).UNIDO
UNIDO (United Nations
Industrial Development Organization) merupakan organisasi pembangunan industri
PBB yang didirikan pada tanggal 24 Juli 1967 dan berkedudukan di Wina, Austria.
Tujuan UNIDO adalah untuk memajukan perkembangan industri di negara-negara
berkembang, yaitu dengan memberikan bantuan teknis, program - program latihan,
penelitian, dan penyediaan informasi. Tugas - tugas UNIDO antara lain;
1. Mengoordinasikan kegiatan-kegiatan yang
diselenggarakan oleh badan-badan lain dalam lingkungan PBB yang berkaitan
dengan bidang pengembangan industri.
2. Menyediakan forum konsultasi dan negosiasi
antara negara berkembang dan negara industri maju.
3. Membantu menyusun program perbaikan dalam sistem
perindustrian secara internasional, dengan penekanan utama pada percepatan,
alih pengetahuan teknis dan teknologi ke negara-negara berkembang, serta
memperkuat peran paten untuk merangsang inovasi atau penemuan-penemuan baru
dalam industri.
Lembaga Kerja Sama
Ekonomi Internasional di Luar Naungan PBB adalah sebagai berikut;
a). OPEC
Organisasi Negara - Negara
Pengekspor Minyak (Organization Petrolium Exporting Countris - OPEC) didirikan
pada tahun 1960 atas prakarsa lima negara pengekspor minyak, yaitu Saudi
Arabia, Kuwait, Iran, Irak, dan Venezuela. Tujuan OPEC adalah memenuhi
kebutuhan minyak dunia dengan prinsip saling menguntungkan, mengatur pemasaran
minyak sehingga tidak terjadi persaingan yang tidak sehat sesama anggota OPEC,
menentukan jumlah produksi minyak dunia. Semula Indonesia merupakan anggota
OPEC. Namun, pada bulan Mei 2008, Indonesia mengumumkan keluar dari OPEC,
karena sejak tahun 2003 Indonesia telah menjadi negara importir minyak dan
tidak mampu memenuhi kuota produksi yang telah ditetapkan.
b). OECD
OECD (Organization for Economic Cooperation
and Development) merupakan organisasi yang bergerak di bidang kerja sama
ekonomi dan pembangunan. OECD didirikan di Paris pada tahun 1960. Tujuan OECD
pada awalnya membantu memajukan produksi, kesempatan kerja, dan pendapatan
nasional negara anggotanya. Kemudian, organisasi ini berkembang menjadi suatu
organisasi penelitian ilmiah dan perundingan masalah ekonomi.
c). IGGI dan CGI
IGGI (Inter Government Group on
Indonesia) merupakan gabungan negara - negara industri maju yang dibentuk
dengan tujuan memberikan bantuan pinjaman kepada Indonesia dengan syarat lunak.
Indonesia menerima bantuan dari IGGI sejak tahun 1967. Bantuan awal dari IGGI
dalam bentuk penyusunan Program Rencana Pembangunan Lima Tahun Indonesia, Repelita
I (1969-1973) dan bantuan dana pinjaman.
Pada tanggal 25 Maret 1992, IGGI
dibubarkan karena Belanda sebagai ketua dianggap terlalu mencampuri urusan
dalam negeri Indonesia. Sebagai penggantinya, dibentuklah CGI (Consultative
Group for Indonesia). CGI dibentuk oleh Bank Dunia (World Bank) atas permintaan
pemerintah Indonesia sebagai pengganti IGGI. Anggota - anggota CGI terdiri atas
negara-negara dan lembaga-lembaga internasional yang sebagian besar merupakan
mantan anggota IGGI.
Pada tanggal 24 Januari 2007,
Indonesia memutuskan untuk membubarkan CGI. Keputusan membubarkan CGI murni
dari pemerintah Indonesia dengan alasan utamanya adalah bahwa CGI tidak lagi
murni menjadi forum konsultasi perencanaan dan pendanaan pembangunan Indonesia,
namun telah dimanfaatkan sebagai forum politik negara-negara donatur. Dengan
dibubarkannya CGI, Indonesia menyatakan diri sudah mampu melakukan perencanaan
pembiayaan pembangunan sendiri.
Organisasi Kerja Sama Antarnegara di
Bidang Politik :
1. ASEAN sebagai Lembaga Kerja
Sama Politik Regional
Indonesia merupakan salah satu
negara yang berada di wilayah Asia Tenggara. Selain Indonesia, negara-negara
lain yang berada di kawasan yang sama, di antaranya Malaysia, Singapura,
Filipina, Brunei Darussalam, Vietnam, Thailand, Laos, Myanmar, Kamboja, dan
Timor Leste.
Jika dilihat dari letak
geografisnya, Asia Tenggara merupakan kawasan yang sangat strategis karena
letaknya berada di jalur perdagangan internasional. Hal tersebut menjadikan
negara-negara di kawasan Asia Tenggara memiliki potensi untuk berkembang dan
menjadi negara maju.
Sebagai negara bertetangga,
negara - negara di kawasan Asia Tenggara senantiasa bahu - membahu melakukan
kerja sama antarnegara. Berbagai bentuk kerja sama tersebut ditujukan untuk
meningkatkan kemajuan dan kesejahteraan setiap negara. Di samping itu, sudah
selayaknya sebagai negara yang bertetangga untuk saling bantu, saling
menghormati, dan hidup berdampingan antara yang satu dan lainnya.
Salah satu bentuk kerja sama
negara - negara di kawasan Asia Tenggara adalah Association of South East Asian
Nations (ASEAN). ASEAN merupakan Forum kerja sama regional antar negara di
kawasan Asia Tenggara. Dasar perwujudan ASEAN adalah persamaan latar belakang
budaya, persamaan senasib sebagai negara yang Pernah mengalami penjajahan
bangsa-bangsa barat. Hal tersebut akhirnya menimbulkan perasaan setia kawan
yang kuat di kalangan bangsa-bangsa yang ada di kawasan Asia Tenggara.
Melalui forum kerja sama ini,
negara - negara anggota ASEAN berkomitmen untuk saling menghormati terhadap
kemerdekaan, wilayah kedaulatan negara, meningkatkan perdamaian dan stabilitas
regional, serta melakukan penyelesaian pertengkaran dan persengketaan secara
damai.
2. PBB sebagai Lembaga Kerja
Sama Politik Dunia
Perserikatan Bangsa-Bangsa atau
biasa disingkat PBB merupakan lembaga internasional yang anggotanya hampir
semua negara di dunia. Lembaga ini dibentuk untuk memfasilitasi dalam hukum
internasional, pengembangan ekonomi, perlindungan sosial, hak asasi dan
pencapaian perdamaian dunia.
PBB didirikan di San Fransisco
pada tanggal 24 Oktober 1945 setelah Konferensi Dumbarton Oaks. Pada awalnya
PBB hanya Beranggotakan 50 negara, kemudian keanggotaan PBB makin bertambah
hingga berjumlah 193 negara pada tahun 2011. Hampir semua negara yang telah
merdeka dan berdaulat mendaftarkan diri sebagai anggota PBB.
Indonesia resmi menjadi anggota
PBB yang ke - 60 setelah pengakuan Kedaulatan Indonesia oleh Belanda dalam
Konferensi Meja Bundar. Sebagai anggota PBB, Indonesia memiliki perwakilan
tetap untuk PBB di New York dan Genewa.
Tugas perwakilan tetap
Indonesia di PBB adalah untuk mewakili seluruh kepentingan Indonesia di PBB
seperti keamanan, hak asasi manusia, lingkungan hidup, kerja sama ekonomi, dan
kepentingan lainnya.
Indonesia telah terpilih
sebanyak tiga kali sebagai anggota tidak tetap di Dewan Keamanan PBB. Indonesia
pertama kali dipilih untuk periode 1974 - 1975. Indonesia kemudian dipilih
kembali untuk kedua kali pada periode 1995 - 1996 dan untuk yang ketiga kali
pada periode 2007 - 2008.
Dewan Keamanan adalah salah
satu dari enam badan utama PBB. Dewan Keamanan diberikan mandat untuk menjaga
perdamaian dan keamanan internasional.
Organisasi
Kerja Sama Antarnegara di Bidang Sosial dan Budaya
1.Upaya
Indonesia Menjalin Kerja Sama Antarnegara Bidang Sosial Budaya
Indonesia
merupakan Negara yang sangat kaya dengan keanekaragaman budaya. Setiap suku
memiliki perbedaan dan keunikan sendiri. Keanekaragaman budaya Indonesia dapat
dilihat dari adat istiadat, bahasa, pikiran, arsitektur bangunan, dan kesenian
daerah. Keanekaragaman ini menjadi keunggulan tersendiri yang dapat
dimanfaatkan untuk meningkatkan kerja sama internasional khususnya dalam bidang
sosial budaya.
Memperkenalkan
keanekaragaman budaya Indonesia ke dunia meripakan salah satu cara untuk
menjalin kerja sama dalam bidang sosial budaya.Kerja sama sosial budaya
antarnegara mencakup kerja sama bidang kebudayaan, kemanusiaan, pendidikan, ilmu
pengetahuan, kesehatan, informasi dan telekomunikasi, lingkungan hidup, penanggulangan
bencana alam, dll.
2.Lembaga Kerja Sama Antarnegara
Bidang Sosial Budaya
a.Komite
Kerja Sama Sosial-Budaya ASEAN
Kerja sama
negara-negara anggota ASEAN untuk bidang sosial ditangani oleh Komite
Pengembangan Sosial (Committee on Social Development COSD).
b.Organisasi
Menteri-Menteri Pendidikan Asia Tenggara
Sebelum
ASEAN dibentuk,kerja sama regional di Asia Tenggara berupa Organisasi
Menteri-Menteri Pendidikan Asia Tenggara sudah didirikan. Tujuannya untuk
meningkatkan kerja sama antarbangsa di wilayah regional Asia Tenggara.
c.WHO
WHO (World
Health Organization) adalah salah satu badan PBB yang bertindak sebagai
coordinator kesehatan internasional. WHO didirikan pada tanggal 7 April 1948
dan berkedudukan di Jenewa.Kegiatan utama WHO adalah mengatur usaha-usaha
internasional untuk mengendalikan penyakit menular. WHO juga mensponsori
program - program yang bertujuan mencegah dan mengobati berbagai macam penyakit
yang menyebar di dunia.
d.UNESCO
UNESCO
(United Nations Educational, Scientific, and Culture Organization) merupakan
badan khusus PBB yang didirikan pada tanggal 4 November 1946.Tujuan UNESCO
adalah mendukung perdamaian dan keamanan dengan mempromosikan kerja sama
antarnegara melalui pendidikan, ilmu pengetahuan, dan budaya dalam rangka
meningkatkan rasa saling menghormati yang berlandaskan kepada keadilan, peraturan
hukum, HAM, dan kebebasan hakiki.
e.UNICEF
UNICEF
(United Nations International Children Emergency Fund) merupakan Badan PBB
untuk anak-anak yang didirikan oleh Majelis Umum PBB pada tanggal 11 Desember
1946 dan berkedudukan di kota New York, Amerika. UNICEF memberikan bantuan
kemanusiaan dan perkembangan jangka panjang kepada anak - anak dan ibunya di
negara - negara anggota PBB.
f.UNCHR
UNCHR (United
Nations High Commisioner for Refugees) merupakan badan PBB yang didirikan pada
tanggal 14 Desember 1950 dan bermarkas di Jenewa, Swiss. Organisasi ini
bertujuan melindungi dan memberikan bantuan kepada pengungsi berdasarkan
permintaan negara anggota atau perintah PBB untuk mendampingi para pengungsi
tersebut dalam proses pemindahan tempat menetap. Kegiatan utama UNCHR adalah
mengoordinasikan langkah - langkah internasional untuk melindungi pengungsi dan
menyelesaikan permasalahan pengunsi diseluruh dunia.
3.Peran
Indonesia dalam Kerja Sama Antarnegara Bidang Sosial Budaya
Indonesia
aktif ikut serta dalam berbagai kegiatan kerja sama sosial - budaya
internasional, baik pada tingkat regional ASEAN atau tingkat dunia. Keikutsertaan
tersebut adalah sebagai berikut.
a.Peserta
dan Tuan Rumah Berbagai Kompetisi Ilmu Pengetahuan
Indonesia
aktif ikut dalam berbagai kompetisi Ilmu Pengetahuan Internasional seperti
Olimpiade Fisika Internasional, Olimpiade Biologi Internasional, Kontes Robot
Internasional. Selain aktif sebagai peserta,Indonesia juga menjadi tuan rumah
utuk kompetisi ilmu pengetahuan internasional.
b.Aktif
dalam Program Pertukaran Pelajar
Program
pertukaran pelajar merupakan salah satu
bentuk kerja sama dalam bidang pendidikan. Melalui kegiatan ini,pelajar dapat
meningkatkan penguasaan bahasa asing dan memperdalam ilmu yang dipelajari. Pelajar
Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan ke berbagai universitas diluar
negeri dapat mengikuti program ini.
c.Peserta
dan Tuan Rumah Berbagai Ajang Olahraga Internasional
Indonesia
juga aktif dalam berbagai kegiatan / ajang olahraga dunia seperti SEA Games, ASEAN
Games, Thomas dan Uber Cup, Olimpiade. Seperti halnya kompetisi ilmu
pengetahuan, atlet - atlet Indonesia juga banyak meraih prestasi. Misalnya, dalam
kejuaraan bulu tangkis, atlet Indonesia sering menjuarai berbagai kejuaraan.
d.Berperan
aktif dalam Kegiatan Kebudayaan Internasional
Sebagai
negara yang memiliki kekayaan keanekaragaman budaya, Indonesia aktif dalam kegiatan
kebudayaan internasional. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah mengirim
tim kesenian untuk mengikuti dan mempromosikan kesenian dan budaya Indonesia ke
berbagai negara di dunia.
e.Memberikan
Bantuan Kemanusiaan
Dalam bidang
kemanusiaan, Indonesia mengirimkan bantuan kepada negara - negara yang dilanda
bencana alam atau konflik. Contohnya Indonesia mengirimkan bantuan kemanusiaan
untuk korban topan Haiyan di Filipina dan bantuan kemanusiaan untuk Gaza, Palestina.
Selain mengirimkan bantuan, Indonesia juga menerima bantuan kemanusiaan dari
negara lain seperti bantuan dari berbagai negara untuk membantu korban tsunami
Aceh.
follow ig : @martinatasya48_
kamsahamnida :)
Wassalamualaikum Wr. Wb